Tool Pengecekan Keamanan Situs


Tool Pengecekan Keamanan Situs~Salah satu cara yang bisa kita gunakan untuk mengetahui situs mana saja yang aman dan tidak aman untuk dikunjungi adalah menggunakan tool pengecek keamanan situs. Tool yang bisa kita gunakan antara lain McAfee Site Advisordan Web Security Guard. Tool tersebut pada umumnya dipasang pada browser, secara otomatis tool ini akan memberitahukan kepadakita jika situs yang hendak kita kunjungi berbahaya.
McAfee SiteAdvisor adalah tool yang bisa kita gunakan untuk mengecek keamanan situs adaalah McAfee SiteAdvisor. Aplikasi ini dipasang pada toolbar browser yang akan memberikan laporan kepada kitaberupa informasi penting, apakah situs tersebut aman atau tidak untuk dikunjungi. Setiap informasi yang didapat akan ditampilkan dengan balon teks dan akan diberikan warna sesuai dengan laporan yang diberikan. Aplikasi ini bisa Anda akses secara gratis dengan mengunduhnya di situs http://www.siteadvisor.com.

Cara lain adalah dengan Menghapus ‘Jejakmu’

Setiap kali Anda mengunjngi situs, browser akan merekamnya dalam Temporary Internet dan History Settings. Di dalam Temporary Internet tersimpan berbagai macam jenis file seperti html, swf, css, txt, jpg, gif, jsp dan masih banyak lainnya. Situs yang tersimpan juga bermacam – macam seperti situs jaringan sosial, layanan email, search engine, hacker, pornografi, online banking dan lain sebagainya.
Cara pencegahannya sebenarnya relatif cukup mudah, berikut langkah – langkahnya:

  1. Hapus jejak situs yang sudah kita kunjungi, karena biasanya tersimpan di Temporary Internet Files.
  2. Jangan mem – bookmark atau menyimpan situs – situs dengan konten dewasa atau situs penting lain di menu Favorites.
  3. Jika kita men – download konten dewasa, hapuslah jejak atau link bekas kitadownload
  4. Hapuslah recent file, sebab di dalamnya menyimpan informasi terakhir yang kita akses.
  5. Biasakanlah untuk logout jika kita telah mengakses email atau layanan transaksi online.


Sumber: Buku Teknik Menangkal Kejahatan Internet UntukPemula
oleh Dominikus Juju dan MataMaya Studio

Kriteria Situs Black List Site

Kriteria Situs Black List Site~Kehadiran internet memang telah memberikan manfaat yang besar dalam beberapa aspek kehidupan. Selain itu, internet juga memberikan kemudahan dalam melakukan berbagai pekerjaan. Contonya kita tidak perlu menunggu lama – lama untuk mengirim surat yang penting, cukup menggunakan email bisa menjadi lebih cepat dan mudah dilakukan. Dengan adanya email kita juga bisa menghemat biaya komunikasi ke luar negeri.
Berbagai macam konten internet bisa di temukan dengan mudah yang tentunya akan memberikan manfaat besar bagi yang hendak mencari informasi untuk berbagai keperluan. Tetapi tidak semua konten itu isinya baik, sebab di internet banyak juga hal – hal yang tidak layak untuk di nikmati. Misalnya saja situs yang di dalamnya berisi konten pornografi atau asusila yang tentunya berbahaya untuk generasi muda yang sedang beradaptasi dengan teknologi internet. Situs yang kita kunjungi juga tidak semuanya aman, sebab ada juga beberapa situs tidak aman yang di dalamnya mengandung syware, malware, dan virus. Hal ini dapat membahayakan keamana PC yang kita gunakan.
   
Terlepas dari baik buruknya internet, semua hal tentunya tergantung pada individu itu sendiri, kalau individu tersebut menggunakan internet untuk hal baik maka yang ia dapat akan baik pula dan juga sebaliknya.

Jenis situs yang tidak baik untuk dikunjungi, baik dalam artian mengandung konten pornografi, cracking, mengandung sypware, malware, spam, virus dan masih banyak lainnya. Situs – situs tersebut masuk dalam black list site, kriteria situs tersebut antara lain:
  • Pornography Site
    Masalah pornografi sebenarnya terletak pada pribadi masing – masing individu, sebab setiap manusia punya hak untuk melakukan hal tersebut (dalam konteks yang sewajarnya), termasuk pria dan wanita dewasa. Di internet banyak sekali situs – situs yang berkonten pornografi atau asusila, tetapi sayangnya situs – situs tersebut bukan saja diakses oleh orang dewasa, tetapi juga oleh remaja yang belum cukup umur. Di dalam situs tersebut bukan saja bisa melihat konten pornografi, tetapi bahaya lain yang mengancam, misalnya spyware yang secara diam – diam menyusup pada komputer kita ketika sedang asyik mengakses situs porno. Bahaya lain yang mungkin mengancam, yakni terjadinya pencurian data penting (phishing) milik kita
  • Crack Site
    Crack adalah sebuah tool (software) yang digunakan untuk melewati proses autentifikasi suatu software, terutama software berlisensi. Dengan menggunakan crack, software yang diinstal trial bisa bertahan lama dari waktu yang ditentukan, layaknya kita memberikan lisensi secara penuh pada software. Dalam bahasa teknisnya sering digunakan untuk mematikan proses aktivitas. Crack site bukan situs yang aman untuk kita kunjungi, sebab ancaman sypware, adware, virus, dan spam siap menyerang PC kita. Tidak menutup kemungkinan, juga, crack yang kita download dari situs di dalamnya juga disisipi sypware, adware, malware bahkan virus jahat.
  • P2P Site
    P2 (Peer to Peer) adalah layanan berbagi file atau sharing file online. Di dalam P2P memang bisa ditemukan diberbagai macam konten menarik seperti software, video, lagu,ebook, driver dan masih banyak lagi lainnya. Tapi perlu kita ketahui tidak semua konten adalah legal, bahkan di antara konten tersebut bisa saja mengandung sypware atau virus jahat.


    Sumber: Buku "Teknik Menangkal Kejahatan Internet Untuk Pemula"
    oleh Dominikus Juju dan MataMaya Studio

Kemunculan Hacker

Kemunculan Hacker~Kemunculan Hacker bisa di bilang muncul pada tahun 1960-an yang diantara para anggotanya yaitu organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan
salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kali muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik dari yang telah dirancang bersama.Kemudian pada tahun 1983, analogi hacker semakin berkembang untuk menyebut seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem komputer .Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee AS.414 merupakan kode area lokal mereka.Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer , dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos.Salah seorang dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.

Perkembangan komunitas hacker di Indonesia sendiri semakin kian marak, beberapa komunitas hacker legendaris Indonesia bermunculan seperti hackerlink, anti-hackerlink, kecoa elektronik, echo dan pada saat
ini komunitas hacker terbesar di Indonesia terpusat di jasakom yang mempunyai 13.000 anggota. Di era keemasan para hacker sekitar tahun 1999-2000, kelompok hacker legendaris Indonesia adalah Antihackerlink. Puluhan situs di Internet, lokal maupun luar negeri, pernah diobok-obok oleh kelompok ini.
Wenas Agusetiawan, yang kerap menggunakan nickname hC- (hantu Crew) kalau sedang melakukan chatting dan juga pendiri kelompok ini, bahkan belum berusia 17 tahun ketika pada pertengahan 2000 dirinya tertangkap basah oleh kepolisian Singapura, ketika tengah melakukan hacking ke sebuah jaringam komputer di Singapura melalui apartemennya di daerah Toa Payoh - Singapura.

Menurut penggolongannya, hacker dibagi 3 :

  1. Recreational Hacker
    Yaitu kejahatan yang dilakukan oleh netter tingkat pemula untuk sekedar mencoba kekurang handalan sistem sekuritas suatu perusahaan. 
  2. Criminal Minded Hackers
    Yaitu pelaku memiliki motivasi untuk mendapat keuntungan finansial, sabotase dan pengrusakan data. Tipe kejahatan ini dapat dilakukan dengan bantuan orang dalam.
  3. Political Hackers
    Yaitu aktifis politis yang melakukan pengrusakan terhadap ratusan situs web untuk mengkampanyekan programnya, bahkan tidak jarang dipergunakan untuk menempelkan pesan mendiskreditkan lawannya.

Hacker juga mempunyai tingkatan-tingkatan, tiap tingkatan di bedakan dengan kemampuan dan ilmu yang dimiliki sang hacker :

  1. Elite
    Seseorang yang mengerti sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi dan menyambungkan jaringan secara global, melakukan pemrogramman setiap harinya, effisien dan trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat, tidak menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan yang ada. Tingkat Elite ini sering disebut sebagai 'suhu'.
  2. Semi Elite
    Seseorang lebih muda dari golongan elite, mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer , mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya), kemampuan programnya cukup untuk mengubah program eksploit.
  3.  Developed Kiddie
    Biasanya umurnya masih muda (ABG) & masih sekolah, mereka membaca tentang metode hacking & caranya di berbagai kesempatan, mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya, umumnya masih menggunakan Grafik User Interface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi
  4. Script Kiddie
    Sama halnya seperti developed kiddie dan juga seperti Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal, tidak lepas dari GUI, hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.
  5. Lamers
    Tidak mempunyai pengalaman & pengetahuan tapi ingin menjadi hacker sehingga lamer sering disebut sebagai 'wanna-be' hacker, penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan menggunakan software trojan, nuke & DoS, suka menyombongkan diri melalui IRC channel, dan sebagainya. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.

Beberapa Jenis Hacker

Menurut wikipedia, Hacker adalah  orang yang mempelajari, menganalisis, memodifikasi, menerobos masuk ke dalam komputer dan jaringan komputer, baik untuk keuntungan atau dimotivasi oleh tantangan. Berikut kami paparkan beberapa jenis hacker:
  1. Social Hacking
    Yang perlu diketahui : informasi tentang system apa yang dipergunakan oleh server, siapa pemilik server, siapa Admin yang mengelola server, koneksi yang dipergunakan jenis apa lalu bagaimana server itu tersambung internet, mempergunakan koneksi siapa lalu informasi apa saja yang disediakan oleh server tersebut, apakah server tersebut juga tersambung dengan LAN di sebuah organisasi dan informasi lainnya.
  2. Technical Hacking
    Merupakan tindakan teknis untuk melakukan penyusupan ke dalam system, baik dengan alat bantu (tool) atau dengan mempergunakan fasilitas system itu sendiri yang dipergunakan untuk menyerang kelemahan (lubang keamanan) yang terdapat dalam system atau service. Inti dari kegiatan ini adalah mendapatkan akses penuh kedalam system dengan cara apapun dan bagaimana pun.